Rekam Jejak kekalahan Indonesia di ajang Piala Dunia

Cabang olahraga yang bisa dikatakan paling populer dan favorit di seluruh dunia adalah sepakbola. Sepakbola tidak hanya disukai oleh pria saja melainkan juga wanita. Indonesia merupakan salah satu negara bagian Asia Tenggara yang telah mempunyai tim nasional sepakbola yang berdiri sejak tahun 1930. Tetapi, sungguh sangat disayangkan prestasi tim nasional sepakbola Indonesia bisa dibilang kurang membanggakan.

 Rekam Jejak kekalahan Indonesia di ajang Piala Dunia

Meskipun pernah meraih prestasi bagus seperti medali perak di SEA Games pada tahun 2011 dan 2013 namun, hal yang terbenak di pikiran adalah tim nasional sepakbola Indonesia identik dengan prestasi yang merosot.

 

 

Bagaimana tidak, kekalahan-kekalahan yang dialami oleh tim nasional sepakbola Indonesia membuat penggemar miris dengan kondisi sepakbola di Indonesia. Bisa dilihat dari intensitas seringnya kekalahan demi kekalahan di berbagai ajang kompetisi yang dinilai sangat memalukan baik dari selisih jumlah gol maupun dari tim lawan yang mengalahkan tim nasional sepakbola Indonesia.

 

Hal ini sungguh sangat disayangkan mengingat di Indonesia sendiri sepakbola merupakan cabang olahraga yang paling populer dan digemari. Berbagai cara telah ditempuh untuk menyelamatkan kondisi sepakbola di Indonesia yang kian memprihatinkan seperti mendatangkan pelatih serta para kru tim dari luar negeri, hingga menggunakan pemain naturalisasi yang berasal dari luar negeri.

 

Sudah cukup banyak kekalahan dari tim nasional sepakbola Indonesia yang mungkin bisa terbilang fatal karena jumlah selisih gol diatas 5 angka. Seperti saat Indonesia mengikuti ajang kualifikasi Piala Dunia tahun 1982. Kala itu, Indonesia tergabung di Sub Grup A kualifikasi Piala Dunia 1982 bersama Selandia Baru, Australia, Taiwan, dan Fiji.

 

Hasil buruk diperoleh dalam empat laga pertama ketika dibekuk oleh rivalnya yaitu Selandia Baru 2-0 dan 5-0, kandang dan tandang, terpuruk 2-0 dari Australia di Melbourne, dan bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah dari Fiji. Hasil pertandingan yang mengecewakan  membuat Indonesia nyaris menjadi juru kunci grup. Beruntunglah saat itu Indonesia selamat dari posisi juru kunci grup setelah menaklukkan tim nasional dari Australia dengan skor 1-0 pada laga pamungkas yang sebenarnya sudah tidak berpengaruh.

 

Kemenangan Indonesia melawan Australia ternyata mempunyai sebuah strategi khusus yaitu dengan sengaja memilih tempat pertandingan di Surabaya. Surabaya selain dikenal dengan kota pahlawan juga dikenal sebagai kota yang panas. Disamping itu, tim lawan yaitu Australia yang wilayahnya bersuhu dingin cenderung memiliki kelemahan beraktivitas pada suhu yang panas.

 

Oleh karena itu, Indonesia memanfaatkan peluang dengan memilih Surabaya sebagai tempat pertandingannya melawan Australia di ajang kualifikasi Piala Dunia 1982 yang dilaksanakan pada siang hari. Harapannya agar lawan kepayahan dengan suhu Surabaya yang panas. Dan akhirnya peluang tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia, sehingga mampu mengungguli Australia meskipun hanya dengan skor tipis 1-0.

Leave a Reply