Tenaga Yaya Toure Masih Berguna Untuk The Citizens

Siapa yang tak kenal dengan pemain tengah yang sangat energik yakni Yaya Toure. Dengan kelincahan serta kemampuan finishing yang baik di merupakan salah satu momok lini pertahanan musuh. Tenaga Yaya Toure yang bak kuda gila terus berlari ke segala penjuru arah lapangan. Dimana ada bola sudah pasti dia bakal terus mengejarnya.

 Tenaga Yaya Toure Masih Berguna Untuk The Citizens

Tenaga Yaya Toure yang sangat luara biasa itulah yang menjadikannnya seorang yang sangat disegani di dalam maupun diluar lapangan. Tak hanya bagus dia punya postur yang tinggi besar merupakan momok dalam duel perebutan bola atas. Kala duel di udara dia lumayan banyak memenangkannnya.

 

Sempat bersinar dengan Barcelona dengan membantu klub Catalan tersebut menjurai beberapa trophy yang sangat bergengsi. Kala jaya-jayanya di Barca dia merupakan pemain tengah yang punya tenaga yang tak ada habisnya. Tenaga Yaya Toure sangat berpengaruh dalam setiap distribusi aliran bola dari kaki ke kaki yang banyak dikenal dengan tiki taka.

 

Setelah moncer beberapa musim dengan klub yang telah membesarkan namanya itu tenaga Yaya Toure dengan seiring waktu sudah tak lagi mendapat tempat utama di Barcelona. Pada saat itu pelatih yang menanganinya saat itu ialah Pep Guardiola. Dia dianggap tak sejalan dengan filosofi gaya kepelatihan Guardiola.

 

Setelah itu dia hijrah dari Barcelona menuju klub Inggris Manchaster City. Di klub barunya itulah dia menemukan ritme permainan yang baru. Di anggap sudah tenaga Yaya Toure habis pada masa itu dia tak menyia-nyiakan kesempatan pelatih pelatih yang telah menukangi Manchaster City layaknya Roberto Mancini sampai dengan era Manuel Pallegrini yang sekarang menukangi klub Liga Tiongkok.

 

Selama hampir kurun 6 musim berseragam City semenjak dia diboyong dari Barcelona pada musim 2010 – 2011 dia sudah membukukan torehan 79 gol, 48 umpan dalam 299 laga di seluruh ajang yang dijalaninya bersama Manchaster Biru. Berkat tenaga Yaya Toure  an juga penampilan gemilang gelandang asal Pantai gading itu yang menjadikan Manchaster City merebut dua trophy Liga Inggris dan sebiji trophy Piala FA.

 

Pada musim yang lalu tenaga Yaya Toure sedikit agak terpinggirkan dengan adanya pelatih baru yaitu Pep Guardiola. Sempat dibekukan oleh klub lantaran kesalah pahaman antara dirinya dan juga Guardiola yang menjadikannya bakal dilepas oleh klub dengan harga murah pada awal musim lalu.

 

Lambat laun dengan permintaan maaf yang keluar dari dirinya sang pelatih melunak dan lantas memberikan menit bermain padanya. Tenaga Yaya Toure sering dibutuhkan pada laga-laga yang lumayan krusial. Dengan permainan konsisten  Yaya Toure masih dibutuhkan oleh Guardiola. Dan atas konsistensinya itu dia diganjar kontrak baru hingga tahun 2018 mendatang.

Leave a Reply